Saturday, January 28, 2012

Muhasabah

Ketika kau bahagia, lihatlah dalam-dalam hatimu dan kau akan menemukan bahwa yang telah memberimu penderitaanlah yang dapat memberimu kebahagiaan.



Ketika kau menderita, lihat lagi dalam-dalam hatimu, dan kau dapat melihat dalam kebenaran bahwa kau menangisi apa yang telah menjadi kegembiraanmu.

Kadangkala Allah menutup pintu yang ada di depan kita, tapi Dia membuka pintu lain yang lebih baik. 


Namun, kebanyakan manusia menyia-nyiakan waktu, konsentrasi dan tenaga untuk memandang pintu yang tertutup daripada menyambut pintu impian yang terbuka di hadapannya.
  
karena Allah itu maha mengetahui....


Hanya ada satu hal yang akan menjauhkan anda dari perubahan dan menjadi orang yang anda dan tuhan inginkan. Satu hal itu bukan setan, bukan orang lain dan bukan pula keadaan. Melainkan penundaan !

Hidup dengan cita-cita, perjuangan, kesabaran. Didasari dengan doa dan tawakal, dibangun dari kecintaan Alloh dan Rasulnya, Betapa indahnya kan :)

Monday, January 23, 2012

Kata orang tentang cinta

Cinta, seperti diketahui, memainkan peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Sebab, cinta merupakan landasan kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga,dan pemeliharaan anak-anak.Selain itu, cinta juga merupakan landasan hubungan yang erat di masyarakat dan pembentukan hubungan manusiawi yang akrab. Juga, ia merupa­kan pengikat yang kukuh dalam hubungan antara manusia dan Tuhan dan membuatnya ikhlas dalam menyembah-Nya, meniti jalan-Nya, dan berpegang teguh dengan segala sesuatu yang dititahkan dan dilarang oleh-Nya.

Dalam Islam, puncak cinta manusia yang paling bening, jernih, dan ruhaniah adalah cinta kepada Allah Swt. dan kerinduan kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doa, tetapi juga dalam semua tindakan dan semua perilakunya. Dengan kata lain, semua perilaku dan tin-dakannya ditujukan kepada Allah Swt. mengharap pene-rimaan dan ridha-Nya. Cinta manusia kepada Allah Swt. tersebut dengan sendirinya harus melebihi cintanya pada segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini, melebihi cintanya kepada dirinya sendiri, istrinya, anak-anaknya, kedua orangtuanya, keluarganya, dan hartanya.

عَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلاَوَةَ الْإِيمَانِ مَنْ كَانَ اللهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

“Dari Anas RA dari Nabi SAW beliau bersabda, “Tiga (perkara) yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman: Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Dan siapa yang bila mencintai seseorang, dia tidak mencintai orang itu kecuali karena Allah. Dan siapa yang benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka.” (HR. Bukhari Muslim)

Dalam Piramida Cinta itu, ada cinta tertinggi kepada Allah, Rasulullah dan seterusnya. Kalaupun toh ada kisah cinta seorang laki-laki kepada perempuan, maka semestinya cinta itu tetap suci, sesuai rambu-rambu syariat. Jangan sampai cinta itu berubah menjadi syahwat. Karena ada perbedaan antara cinta dengan syahwat. Kalau cinta pasti suci, baik dan mendatangkan pahala, tapi kadang orang merusak cinta menjadi syahwat.

Cinta yang ikhlas dari seorang manusia kepada Allah Swt. akan membuat cinta itu menjadi motivasi yang mengarahkannya dalam kehidupannya dan menundukkan semua bentuk kecintaannya yang lain. Cinta kepada Allah Swt. tersebut sejatinya juga akan membuatnya menjadi seseorang yang mencintai sesama manusia, hewan, makhluk Allah, dan seluruh semesta alam. Sebab, dalam pandangannya, semua wujud yang ada di sekelilingnya me­rupakan manifestasi dari Tuhannya yang membangkitkan pelbagai kerinduan ruhaniahnya dan harapannya.

(From Wangi Akhlak Nabi & Ayat-ayat cinta)

Tuesday, January 17, 2012

Galau Lagi :D

Terkadang miris melihat keadaan sekarang, 

perhatikan...

wanita lebih takut gemuk daripada takut tuhannya,
jilbab dipaksa mengikuti mode zaman yang semakin rusak,

prianya ngikutin gaya korea,
karena itulah yang lagi trend buat kaum hawa.

terkadang...

aku bertanya pada diri sendiri, kalo engkau ada di zaman ini apa yang engkau lakukan ya Rosululloh...

Ingatlah ini teman,

 Dan tiadalah kehidupan dunia Ini melainkan senda gurau dan main-main. dan Sesungguhnya akhirat Itulah yang Sebenarnya kehidupan, kalau mereka Mengetahui. 
(Q.s Al Ankabut: 64)

dan ini :

"Jika Engkau Mengikuti Kebanyakan Manusia Di Bumi Ini,Engkau Akan Tersesat Dari Jalan Alloh..."
(QS.Al-An'am 16)

yaah sudah lah, galau di sore hari ini kita akhiri aja :D hehe



Jibril AS, Kerbau, Kelelawar, dan Cacing

Suatu hari Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril AS untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril AS segera pergi menemui si Kerbau.

Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril AS mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau, "hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau". Si kerbau menjawab, "Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, dari pada aku dijadikan-Nya sebagai seekor kelelawar yang ia mandi dengan kencingnya sendiri". Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor kelelawar.

Malaikat Jibril AS mendatanginya seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah goa. Kemudian mulai bertanya kepada si kelelawar, "hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar". "Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar dari pada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal di dalam tanah, berjalannya saja menggunakan perutnya", jawab si kelelawar. Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.

Malaikat Jibril AS bertanya kepada si cacing, "Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing". Si cacing menjawab, " Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, dari pada dijadikaan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal sholih ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya".


(from 365 Kisah Teladan Islam
 Oleh Ariany Syurfah, M. Hum,M.Ag )

Sunday, January 15, 2012

Nabi Muhammad


Beliau lahir di kota Makkah pada tanggal 12 rabiul awal tahun Gajah, tahun dimana Abrahah dan pasukan gajahnya hendak menyerang Ka’bah. Ayah beliau bernama Abdullah dan ibunda-nya bernama Aminah. Beliau diberi nama “Muhammad”, yang berarti orang yang terpuji. Tanda-tanda kenabian beliau sudah nampak semenjak Muhammad kecil lahir hingga dewasa. Oleh orang kafir makkah beliau dijuluki Al-amin, yang berarti orang yang dapat dipercaya. Kemuliaan akhlak dalam diri beliau jugalah yang membuat seorang Janda bernama Khadijah menjalin rumah tangga dengan beliau.



“Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan banyak mengingat Allah.” (QS: Al Ahzab 21)

Singkat cerita beliau diangkat oleh Allah menjadi Rasul pada usia 40 tahun. Nabi Muhammad SAW menyiarkan agama islam kepada umatnya, terutama kepada penduduk makkah dan sekitarnya. Rasulullah menyampaikan wahyu yang beliau terima dari Allah berupa Al Quran. Rasulullah menjadi cahaya Allah yang menerangi kegelapan dizaman jahiliyah. Perjuangan dakwah beliau dilalui dengan rintangan yang sangat berat dari kaum kafir Makkah yang pada saat itu menyembah Patung-Patung Berhala. Harta, Tenaga, Hati dan Fikiran beliau curahkan untuk menyebarkan Agama Islam, serta menyempurnakan akhlak seluruh umatnya hingga akhir hayatnya.

“Pada Hari ini telah aku sempurnakan agama islam sebagai agama (Islam) bagi kalian, dan telah aku sempurnakan nikmat-Ku untuk kalian dan Aku ridla Islam sebagai agama kalian (QS : Al Maidah 3)”

Semua kepribadian dan perilaku Rasulullah merupakan teladan bagi seluruh umat Islam. Oleh sebab itu, umat islam hendaklah berusaha mencontoh teladan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dan juga mempelajari, memurnikan, mengamalkan dan memperjuangkan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW yaitu berupa Al Quran dan Al hadits dengan Islam secara berjamaah. sehingga kita semua akan selalu diridhoi dan dirahmati oleh Allah SWT. Amiin.



Followers

Recent Comments